You are currently browsing the tag archive for the ‘Humor’ tag.

Masih ingat nggak ya..

-Ngabisin koinan buat maen DingDong;

-Makan ANAK MAS;

-Makan permen karet YOSAN, sekalian ngumpulin huruf2nya Y- O – S – A – N (tp yg “N” susyeee bner dapetnya..lupa diproduksi kaliiie yeee);

-Makan JAGOAN NEON biar lidahnya berubah warna;

-Ga pnah ngelewatin SI DOEL ANAK SEKOLAHAN (pa kabar ye Zaenab ama Sarah);

-Nonton kartun Remi, Lika Liku Laki-Laki, Gara-Gara, pake kacamata 3 Dimensi;

-Bangga make tas tipis merk ALPINA;

-Berharap di Indonesia ada acara kaya TV Champion dan Takeshi Castle;

-Penggemar setia AIRWOLF, KNIGHT RIDER, THe A-TEAM dan the legend MACGYVER;

-Biar di bilang anak gaul maka mesti ngikutin and apal nama2 tokoh di BEVERLY HILLS dan MELROSE PLACE;

-SLANK dan DEWA 19 baru2 aje nongol

-Beli Tas Pinggang (wakakak, skarang kaya tukang kredit ajeee,,);

-Bela2in nonton NKOTB (New Kids on The Block)…;

-Ga ada HP?? Gampannng, kak ada PAGER! (nusalink?nusapage? sama ajeee..sama2 ngobrol dulu ama mbak2 operatornya. .hahahaha);

-Ga mau rugi nelpon? Pake ajha KOIN GANTUNG;

-Nonton Tak Tik Boom ama bang Dede Yusup;

-Berusaha keras nelp biar bisa ikutan kuis JARI-JARI (baca: jareee jareeeeee);

-Mau bisa bhs Inggris?gampang, ada SESAME STREET;

-Ngumpulin TAZOS (bener ga niy nulisnya??) dari Chiki, dkk;

-Ayo sukseskan GN-OTA (tau dooonk kepanjangannya);

-Sedih, gara2 TIMOR TIMUR lepas dari RI;

-MOBNAS TIMOR diluncurin;

-Melihara binatang/bayi ala TAMAGOTCHI;

-Maen MORTAL KOMBAT , STREET FIGHTER, KONTRA, DOUBLE DRAGON;

-Make NECKERMAN or CARVILL;

-Deg2an nonton SUSI SUSANTI, ALAN BUDIKUSUMA, HARIYANTO ARBI, dan RICKY-REXI;

-Ngikutin pilem SI MANIS JEMBATAN ANCOL;

-RIA ENES-SUSAN lg sering nongol di tivi;

-Di saingi oleh duet BONDAN PRAKOSO-ENNO LERIAN;

-Bibit sinetron baru2 aje muncul, kaya ABAD 21, BELLA VISTA, NOKTAH MERAH PERKAWINAN, (inilah cikal bakal penghancur bangsa,,wekekekek);

-AMKM (anda meminta kami memutar) di TPI lg hot2nya

-Yg cewek ga mau kalah, minta dipotong ala DEMI MOORE (hahahahaha);

-Ga lupa beli juga sepatu La Gear Light (masi inget nyala lampunya doonk,,wakakaka);

-Ga ada duit buat ding dong? Gampaaaang, maen ajha GIMBOT yg diiket pake tali yg maennya sambil jongkok (kl waktunya abis, tuh tali ditarik ama abang2nya..wakakaka );

-Yg cewek juga maen orang2an dari kertas, yang bisa diganti2 bajunya (dari kertas juga) yg dijual diabang2;

-Blom bisa nyetir?? Gampang, maen TAYIMA ajha;

-Make jam G-SHOCK;

-Ngikutin WILD ROSE, MARIA MERCEDES, MARIA CINTA YANG HILANG;

-Make RAUTAN PENSIL YANG ADA KACANYA di sepatu buat ngintip;

-Jam 7malem dan Jam 9 malem mesti nonton DUNIA DALAM BERITA;

-Mesti ngapalin RPUL – RPAL – BUKU PINTAR;

-Kalo 80an punya speda bmx, 90an punya FEDERAL..canggiiih. .;

-COBOY, COOL COLOR, ME lg naek daooon;

-Ngerap bareng IWA K dan DENADA;

-Ngoleksi komik CANDY-CANDY;

-Make kalimat “E GE PE” (emang gue pikirin…!! ….yaa ga usa dipikirin);

-Sering ngomong “TAU AAAH, GELAAAAP”..( hahaha, memang jaman kegelapan tuh 90an);

-Ngikutin kata-kata iklan “SAYA MAU YANG PALIING ENAAAAK”;

-Iklan juga ” AAAAHH, TEORRRRIII”;

-Godain mbak2 penjaga tol dengan ngomong “XON-C nya MANAAAA????”;

-Ngata-ngatain temen dengan nama BAPAKnya..(kalo uda parah, nama ibu juga ikutan…wakakaka, ga jelaaas bgt);

-Sering ngomong “DI, DI, YUK MAEN BOLA LAGI “..(hahahah, gue bertanya2, yg jadi ADI sang EPILEPSI tuh sapeee yeee?? Ada yg tauuu??);

-Maen GIMBOT yg bisa ngomong “BEGO LO!… OKE JUGA LO”;

-Maen TANK BAJA (kedua tangan kita digabung ama tangan temen kta, trus disilangin.. misiii, tank mau lewaaaat);

-Si KOMO bikin macet Jakarta

Iklan

Rumah Jagal, 5 Desember 2005

Kepada :

Saudaraku yang terkasih,

Manusia

Salam kasih saudaraku,

Maafkan aku kalau tulisanku ini mengganggumu. Aku sendiri juga tidak yakin apakah benar menulis surat ini atau tidak. Tapi, kupikr, jika surat ini tidak pernah ada, mungkin tidak akan lagi ada kesempatan. Dengan tulisan ku yang berantakan ini, ha.. ha.. kamumenyebutnya cakar ayam, semoga masih bisa terbaca, aku memberanikan diri.

Masih teringat, tiap pagi kamu selalu telat bangun. Sulit sekali untukmu bangun pagi. Sering kali kamu tidak sarapan, langsung saja berangkat. Lihat saja, badan kamu jadi kurus begitu. Tahukah kamu? Aku sangat sedih. Aku bertekad berbuat sesuatu untukmu. Tiap pagi aku akan bangun pagi-pagi,aku akan teriak terus sampai kamu bangun. Sering kali, tenggorokanku sakit, suaraku hilang, tapi aku tetap berusaha teriak sampai kamu bangun. Sekarang mungkin kamu harus berjuang sendiri, maafkan aku, aku tidak bisa lagi membangunkanmu.

Kata dokter, telurku banyak mengandung protein. Aku begitu bahagia bisa memberikan sesuatu dari diriku untukmu. Memang aku sulit sekali menerima ini, aku begitu sulit bertelur dengan harapan dapat anakku dapat segera menetas. Tapi sepertinya harapan itu tidak akan pernah terwujud. Setidaknya aku bisa melihatmu sehat karena telurku. Aku tidak pernah menyesal, karena aku mengasihimu, aku sangat mengasihmu.

Akhir-akhir ini, aku merasa aneh, daging pada tubuhku terasa membengkak, terutama bagian pahaku. Aku mulai bertanya kapan aku terakhir ‘fitness’? Tapi rupanya itu bukan hasil fitnessku selama ini, kamu telah melakukan sesuatu padaku. Seingatku sering kali aku tertusuk jarum yang tajam dan setelah itu, terasa ada carian yang masuk ke tubuhku. Pertama-tama kukira dengan badanku seperti ini, kamu ingin aku jadi atlit binaraga. Aku begitu bahagia, kamu begitu memperhatikanku. Ketika aku diangkut ke truk bersama teman-temanku, aku masih berpikir aku akan pergi ikut turnamen binaraga. Aku begitu bahagia berpikir bisa membawa pulang piala buatmu sampai aku sadar tempat apa yang kami tuju. Aku melihat teman-temanku sudah terkapar, darah mengucur dimana-mana, mereka sudah tidak beryawa. Teriakanku tertahan, Ini bukan gedung turnamen, ini adalah rumah jagal. Akhirnya aku mengerti, ternyata aku disuntik supaya dagingku besar, kamu akan menikmati dagingku. Tapi semua itu sudah terlambat. Aku takut sekali, aku ingin lari keluar tapi aku tak bisa, alu tak berdaya.

Satu-persatu temanku dimasukkan ke dalam sebuah alat yang besar, teriakan mereka begitu menyayat hati. Aku tahu pasti, sebentar lagi aku akan merasakannya. Aku heran, suara teriakan yang begitu keras, tidakkah itu mengganggumu? Mungkin kamu tidak mendegarnya atau lebih tepatnya tidak mau mendengarnya? Bukankah kita sama-sama mahkluk ciptaan Tuhan? Bukankah dulu kita saling mengasihi? Kenapa kamu berubah begitu cepat? Apakah aku benar-benar tidak bermakna di matamu?

Waktuku sudah hampir habis, sebentar lagi akan tiba giliranku. Sudah tidak ada gunanya lagi aku berbicara terlalu banyak. Ketika kamu membaca surat ini, aku sudah tidak ada lagi di dunia ini. Hmm…, mungkin juga aku sudah berada dalam perutmu!

Tapi ada satu hal yang aku ingin sekali kamu tahu, bahwa aku masih mengasihmu, saudaraku. Aku doakan semoga kamu bisa hidup bahagia denga kasih. Semoga pengorbananku ini bermakna bagimu. Aku masih terus menantikan hari dimana kita bisa hidup bersama, saling mengasihi. Mungkinkah hari itu akan tiba?

Selamat tinggal saudaraku.

Yang mengasihimu,

Ayam.

Dari sebuah email, semoga bermanfaat. Wassalam.