<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Inspirasi Pagi</title>
	<atom:link href="http://inspirasipagi.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://inspirasipagi.wordpress.com</link>
	<description>Mengispirasi anda seperti embun pagi yang menyambut datangnya hari baru.</description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 Mar 2008 01:51:45 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='inspirasipagi.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/f3e15b487391cf188fa50a44a59e63dd?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Inspirasi Pagi</title>
		<link>http://inspirasipagi.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Dua Lelaki</title>
		<link>http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/27/dua-lelaki/</link>
		<comments>http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/27/dua-lelaki/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Feb 2008 01:16:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/27/dua-lelaki/</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah kapal karam diterjang badai hebat. Hanya dua lelaki yang dapat menyelamatkan diri dan berenang ke pulau kecil yang gersang. Dua orang yang selamat itu tak tahu apa yang harus dilakukan kecuali berdoa. Untuk mengetahui doa siapakah yang paling dikabulkan, mereka sepakat pergi ke daerah berasingan dan mereka tinggal berjauhan.
Doa pertama, mereka memohon diturunkan makanan. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasipagi.wordpress.com&blog=2629375&post=29&subd=inspirasipagi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sebuah kapal karam diterjang badai hebat. Hanya dua lelaki yang dapat menyelamatkan diri dan berenang ke pulau kecil yang gersang. Dua orang yang selamat itu tak tahu apa yang harus dilakukan kecuali berdoa. Untuk mengetahui doa siapakah yang paling dikabulkan, mereka sepakat pergi ke daerah berasingan dan mereka tinggal berjauhan.</p>
<p>Doa pertama, mereka memohon diturunkan makanan. Esok harinya, lelaki pertama melihat sebuah pohon penuh buah-buahan tumbuh di sisi tempat tinggalnya. Sedangkan di daerah tempat tinggal lelaki yang lainnya tetap kosong.</p>
<p>Seminggu kemudian. Lelaki pertama merasa kesepian dan memutuskan berdoa agar diberikan isteri, keesokan harinya, ada kapal karam dan satu-satunya penumpang yang selamat adalah seorang wanita yang terdampar di sisi pulau tepat lelaki pertama tinggal. Sedangkan di sisi tempat tinggal lelaki ke dua tetap saja tidak ada apa-apa.</p>
<p>Segera saja, lelaki pertama ini berdoa memohon rumah, pakaian dan makanan. Keesokan harinya, seperti keajaiban, semua yang diminta hadir untuknya. Sedangkan lelaki yang kedua tetap saja tidak mendapatkan apa-apa.</p>
<p>Akhirnya, lelaki pertama ini berdoa meminta kapal agar ia dan isterinya dapat meninggalkan pulau itu.</p>
<p>Pagi siang hari mereka menemui kapal tertambat di sisi pantainya. Segera saja lelaki pertama dan isterinya naik ke atas kapal dan siap-siap berlayar meninggalkan pulau itu. Ia pun memutuskan meninggalkan lelaki kedua yang tinggal di sisi lain pulau. Menurutnya lelaki kedua itu tidak pantas menerima keajaiban tersebut kerana doa-doanya tak pernah terkabulkan.</p>
<p>Apabila kapal siap berangkat, lelaki pertama mendengar suara dari langit, “Hai. Mengapa engkau meninggalkan rakanmu yang ada di sisi lain pulau ini?”</p>
<p>“Berkatku hanyalah milikku sendiri, hanya kerana doakulah yang dikabulkan,” jawab lelaki pertama.</p>
<p>“Doa temanku itu tak satupun dikabulkan. Maka ia tak pantas mendapatkan apa-apa,”</p>
<p>“Kau salah!” suara itu bertempik.</p>
<p>“Tahukah kau bahwa rakanmu itu hanya memiliki satu doa. Dan semua doanya terkabulkan. Bila tidak, maka kau takkan mendapatkan apa-apa.”</p>
<p>Lelaki pertama bertanya, “Doa macam apa yang dia panjatkan sehingga aku harus berhutang atas semua ini padanya?”</p>
<p>“Dia berdoa agar semua doamu dikabulkan”</p>
<p>Kesombongan macam apakah yang membuat kita merasa lebih baik dari yang lain? Banyak orang yang telah mengorbankan segalanya demi kebahagiaan kita. Tak selayaknya kita mengabaikan peranan orang lain, dan janganlah menilai sesuatu hanya dari “yang terlihat” saja.</p>
<p>Semoga kita bisa mengambil pelajarannya.</p>
<p><i>Dari sebuah email, semoga bermanfaat. Wassalam</i></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/inspirasipagi.wordpress.com/29/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/inspirasipagi.wordpress.com/29/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/inspirasipagi.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/inspirasipagi.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/inspirasipagi.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/inspirasipagi.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/inspirasipagi.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/inspirasipagi.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/inspirasipagi.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/inspirasipagi.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/inspirasipagi.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/inspirasipagi.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasipagi.wordpress.com&blog=2629375&post=29&subd=inspirasipagi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/27/dua-lelaki/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b91459682d7a5e4073ea4577c89bb8f7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Dhian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Empat Lilin</title>
		<link>http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/06/empat-lilin/</link>
		<comments>http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/06/empat-lilin/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Feb 2008 04:07:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/06/empat-lilin/</guid>
		<description><![CDATA[Ada 4 lilin yang menyala, Sedikit demi sedikit habis meleleh. Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka.
Yang pertama berkata: &#8220;Aku adalah Damai.&#8221; &#8220;Namun manusia tak mampu menjagaku: maka lebih baik aku mematikan diriku saja!&#8221;  Demikianlah sedikit demi sedikit sang lilin padam.
Yang kedua berkata: &#8220;Aku adalah Iman.&#8221; &#8220;Sayang aku tak berguna lagi.&#8221; &#8220;Manusia tak mau mengenalku, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasipagi.wordpress.com&blog=2629375&post=28&subd=inspirasipagi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 -35.15pt 0.0001pt -35.45pt;">Ada 4 lilin yang menyala, Sedikit demi sedikit habis meleleh. Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka.</p>
<p>Yang pertama berkata: &#8220;Aku adalah Damai.&#8221; &#8220;Namun manusia tak mampu menjagaku: maka lebih baik aku mematikan diriku saja!&#8221;  Demikianlah sedikit demi sedikit sang lilin padam.</p>
<p>Yang kedua berkata: &#8220;Aku adalah Iman.&#8221; &#8220;Sayang aku tak berguna lagi.&#8221; &#8220;Manusia tak mau mengenalku, untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala.&#8221; Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya.</p>
<p>Dengan sedih giliran Lilin ketiga bicara:&#8221;Aku adalah Cinta&#8221; &#8220;Tak mampu lagi aku untuk tetap menyala.&#8221; &#8220;Manusia tidak lagi memandang dan mengganggapku berguna.&#8221; &#8220;Mereka saling membenci, bahkan membenci mereka yang mencintainya, membenci keluarganya.&#8221; Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah Lilin ketiga.</p>
<p>Tanpa terduga&#8230;</p>
<p>Seorang anak saat itu masuk ke dalam kamar, dan melihat ketiga Lilin telah padam. Karena takut akan kegelapan itu, ia berkata: &#8220;Ekh apa yang terjadi?? Kalian harus tetap menyala, Aku takut akan kegelapan!&#8221; Lalu ia mengangis tersedu-sedu.</p>
<p>Lalu dengan terharu Lilin keempat berkata: Jangan takut, Janganlah menangis, selama aku masih ada dan menyala, kita tetap dapat selalu menyalakan ketiga Lilin lainnya:  &#8221; Akulah H A R A P A N &#8220;</p>
<p>Dengan mata bersinar, sang anak mengambil Lilin Harapan, lalu menyalakan kembali ketiga Lilin lainnya.</p>
<p>Apa yang tidak pernah mati hanyalah H A R A P A N yang ada dalam hati kita&#8230;.dan masing-masing kita semoga dapat menjadi alat, seperti sang anak tersebut, yang dalam situasi apapun mampu menghidupkan kembali Iman, Damai, Cinta dengan H A R A P A N-nya!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/inspirasipagi.wordpress.com/28/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/inspirasipagi.wordpress.com/28/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/inspirasipagi.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/inspirasipagi.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/inspirasipagi.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/inspirasipagi.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/inspirasipagi.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/inspirasipagi.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/inspirasipagi.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/inspirasipagi.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/inspirasipagi.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/inspirasipagi.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasipagi.wordpress.com&blog=2629375&post=28&subd=inspirasipagi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/06/empat-lilin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b91459682d7a5e4073ea4577c89bb8f7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Dhian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pencuri Kue</title>
		<link>http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/04/pencuri-kue/</link>
		<comments>http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/04/pencuri-kue/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Feb 2008 11:27:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inspirasipagi.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Seorang wanita sedang menunggu di bandara suatu malam. Masih ada beberapajam sebelum jadwal terbangnya tiba. Untuk membuang waktu, ia membeli buku dan sekantong kue di toko bandara lalu menemukan tempat untuk duduk. Sambil duduk wanita tersebut membaca buku yang baru saja dibelinya.
Dalam keasyikannya tersebut ia melihat lelaki disebelahnya dengan begitu berani mengambil satu atau dua [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasipagi.wordpress.com&blog=2629375&post=27&subd=inspirasipagi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Seorang wanita sedang menunggu di bandara suatu malam. Masih ada beberapajam sebelum jadwal terbangnya tiba. Untuk membuang waktu, ia membeli buku dan sekantong kue di toko bandara lalu menemukan tempat untuk duduk. Sambil duduk wanita tersebut membaca buku yang baru saja dibelinya.</p>
<p>Dalam keasyikannya tersebut ia melihat lelaki disebelahnya dengan begitu berani mengambil satu atau dua dari kue yang berada diantara mereka. Wanita  tersebut mencoba mengabaikan agar tidak terjadi keributan.</p>
<p>Ia membaca, mengunyah kue dan melihat jam. Sementara si Pencuri Kue yang Pemberani menghabiskan persediaannya. Ia semakin kesal sementara menit-menit berlalu. Wanita itupun sempat berpikir kalau aku bukan orang baik, sudah kutonjok dia! Setiap ia mengambil satu kue, si lelaki juga mengambil satu. Ketika hanya satu kue tersisa, ia bertanya-tanya apa yang akan dilakukan lelaki itu. Dengan senyum tawa di wajahnya dan tawa gugup, si lelaki mengambil kue terakhir dan membaginya dua . Si lelaki menawarkan separo miliknya, sementara ia makan yang separonya lagi. Si wanita pun merebut kue itu dan berpikir, ya ampun orang ini beranisekali, dan ia juga kasar, malah ia tidak kelihatan berterima kasih. Belum pernah rasanya ia begitu kesal.</p>
<p>Ia menghela napas lega saat penerbangannya diumumkan. Ia mengumpulkan barang miliknya dan menuju pintu gerbang. Menolak untuk menoleh pada si &#8220;Pencuri tak tahu terima kasih!&#8221;. Ia naik pesawat dan duduk di kursinya, lalu mencari bukunya, yang hamper selesai dibacanya.</p>
<p>Saat ia merogoh tasnya, ia menahan napas dengan kaget. Di situ ada kantong kuenya, didepan matanya. Lho kok kueku masih ada di sini, erangnya dengan patah hati. Jadi kue tadi memang adalah milik lelaki itu dan ia mencoba berbagi dengannya.</p>
<p>Terlambat untuk minta maaf, ia tersandar sedih. Bahwa sesungguhnya dialahyang kasar, tak tahu terima kasih dan dialah pencuri kue itu. Seperti dalam hidup kita ini, kisah pencuri kue seperti tadi sering terjadi.</p>
<p>Kita sering berprasangka dan melihat orang lain dengan kacamata kita sendiri. Serta tak jarang kita berprasangka buruk.</p>
<p>Orang lainlah yang kasar, orang lainlah yang tak tahu diri, orang lainlahyang jahat, orang lainlah yang sombong, orang lainlah yang salah. Padahal kita sendiri yang mencuri kue tadi, padahal kita sendiri yang salah, tapi kita tidak tahu/tidak menyadarinya.</p>
<p>Kita sering mengomentari perbuatan orang lain, mencemooh tindakan, pendapat atau gagasan orang lain sementara sebetulnya kita tidak tahu betul permasalahannya.</p>
<p>Seringkali kita menyalahkan orang lain atas kejadian-jadian buruk yang menimpa kita, tetapi apakah kita menyadari kalau yang salah sebenarnyaadalah kita sendiri ? apakah pernah terpikir oleh kita kalau orang lain melakukan itu untuk tujuan yg baik &amp; tidak bermaksud mencelakai kita ?</p>
<p><i>Dari sebuah email, semoga bermanfaat. Wassalam</i></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/inspirasipagi.wordpress.com/27/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/inspirasipagi.wordpress.com/27/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/inspirasipagi.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/inspirasipagi.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/inspirasipagi.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/inspirasipagi.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/inspirasipagi.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/inspirasipagi.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/inspirasipagi.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/inspirasipagi.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/inspirasipagi.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/inspirasipagi.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasipagi.wordpress.com&blog=2629375&post=27&subd=inspirasipagi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/04/pencuri-kue/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b91459682d7a5e4073ea4577c89bb8f7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Dhian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Harta Karun Untuk Semua</title>
		<link>http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/04/harta-karun-untuk-semua/</link>
		<comments>http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/04/harta-karun-untuk-semua/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Feb 2008 11:24:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[bumi]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inspirasipagi.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Dewi Lestari
Hari ini kiriman buku yang saya pesan dari Amazon.com datang. Ada satu buku yang langsung saya sambar dan baca seketika. Judulnya: &#8220;Stuff – The Secret Lives of Everyday Things&#8221;. Buku itu tipis, hanya 86 halaman, tapi informasi di dalamnya bercerita tentang perjalanan ribuan mil dari mana barang-barang kita berasal dan ke mana barang-barang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasipagi.wordpress.com&blog=2629375&post=26&subd=inspirasipagi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><i>Oleh: Dewi Lestari</i></p>
<p>Hari ini kiriman buku yang saya pesan dari Amazon.com datang. Ada satu buku yang langsung saya sambar dan baca seketika. Judulnya: &#8220;Stuff – The Secret Lives of Everyday Things&#8221;. Buku itu tipis, hanya 86 halaman, tapi informasi di dalamnya bercerita tentang perjalanan ribuan mil dari mana barang-barang kita berasal dan ke mana barang-barang kita berakhir.</p>
<p>Dimulai sejak SD, saat saya pertama kali tahu bahwa plastik memakan waktu ratusan tahun untuk musnah, saya sering merenung: orang gila mana yang mencipta sesuatu yang tak musnah ratusan tahun tapi masa penggunaannya hanya dalam skala jam-bahkan detik? Bungkus permen yang hanya bertahan sepuluh detik di tangan, lalu masuk tong sampah, ditimbun di tanah dan baru hancur setelah si pemakan permen menjadi fosil.</p>
<p>Sukar membayangkan apa jadinya hidup ini tanpa plastik, tanpa cat, tanpa deterjen, tanpa karet, tanpa mesin, tanpa bensin, tanpa fashion. Dan sebagai konsumen dalam sistem perdagangan modern, sejak kita lahir rantai pengetahuan tentang awal dan akhir dari segala sesuatu yang kita konsumsi telah diputus. Kita tidak tahu dan tidak dilatih untuk mau tahu ke mana kemasan styrofoam yang membungkus nasi rames kita pergi, berapa banyak pohon yang ditebang untuk koran yang kita baca setengah jam saja, beban polutan yang diemban baju-baju semusim yang kita beli membabi-buta.</p>
<p>Untuk aktivitas harian yang kita lewatkan tanpa berpikir, yang terasa wajar-wajar saja, pernahkah kita berhitung bahwa untuk hidup 24 jam kita bisa menghabiskan sumber daya Bumi ini berkali-kali lipat berat tubuh kita sendiri?</p>
<p>Untuk menyiram 200 cc air kencing, kita memakai 3 liter air. Untuk  mencuci secangkir kopi, kita butuh air sebaskom. Untuk memproduksi satu lapis daging burger yang mengenyangkan perut setengah hari dibutuhkan sekitar 2,400 liter air. Produksi satu set PC seberat 24 kg yang parker di atas meja kerja kita menghasilkan 62 kg limbah, memakai 27,594 liter air, dan mengonsumsi listrik 2,300 kwh. Bagaimana dengan chip kecil yang bekerja di dalamnya? Limbah yang dihasilkan untuk memproduksinya 4,500 kali lipat lebih berat daripada berat chip itu sendiri.<br />
<span id="more-26"></span><br />
Mengetahui mata rantai tersembunyi ini bisa menimbulkan berbagai reaksi. Kita bisa frustrasi karena terjepit dalam ketergantungan gayahidup yang tak bisa dikompromi, kita bisa juga semakin apatis karena tidak mau pusing. Yang jelas, sesungguhnya ini adalah pengetahuan yang sudah saatnya dibuka. Pelajaran Ilmu Alam, selain belajar penampang daun dan membedah jantung katak, dapat dibuat lebih empiris dengan mempelajari hulu dan hilir dari benda-benda yang kita konsumsi, sehingga tanggung jawab akan alam ini telah disosialisasikan sejak kecil.</p>
<p>Pernahkah kita merenung, saat kita memasuki gedung FO empat lantai, Pasar Baru, atau berjalan-jalan ke Gasibu pada hari Minggu di mana ada lautan PKL: tidakkah semua baju dan barang-barang itu mampu memenuhi kecukupan penduduk satu kota? Tapi kenapa barang-barang ini tidak ada habisnya diproduksi? Setiap hari selalu ada jubelan pakaian baru yang menggelontori pasar. Pernahkah kita merenung, saat kita memasuki hypermarket dan melihat ratusan macam biskuit, ratusan varian mie instan, dan ratusan merk sabun: haruskah kita memiliki pilihan sebanyak itu?</p>
<p>Pernahkah kita merenung, apa yang kita inginkan sesungguhnya jauh melebihi apa yang kita butuhkan?</p>
<p>Atas nama kecukupan, satu manusia bisa hidup dengan limapasang baju dalam setahun, bahkan lebih. Atas nama fashion, jumlah itu menjadi tidak berbatas. Atas nama kebutuhan, satu manusia bisa hidup dengan beberapa pilihan panganan dalam sehari. Atas nama selera dan nafsu, seisi Bumi tidak akan sanggup memenuhi keinginan satu manusia.</p>
<p>Permasalahan ini memang bisa dilihat dari berbagai kaca mata. Seorang ekonom mungkin akan menyalahkan sistem kapitalisme dan globalisasi. Seorang sosialis akan mengatakan ini masalah distribusi dan pemerataan. Tapi jika kita runut, satu demi satu, bahwa Bumi adalah kumpulan negara, negara adalah kumpulan kelompok, dan kelompok adalah kumpulan individu, permasalahan ini akan kembali ke pangkuan kita. Dan kesadaran serta kemauan kitalah yang pada akhirnya akan memungkinkan sebuah perubahan sejati.</p>
<p>Belum pernah dalam sejarah kemanusiaan keputusan harian kita menjadi sangat menentukan. Tidak perlu menunggu Amerika menyepakati protocol Kyoto, tidak perlu juga menunggu penjarah hutan tertangkap, setiap langkah kita-memilih merk, kuantitas, tempat, gaya hidup-adalah pilihan politis dan ekologis yang menentukan masa depan seisi Bumi.</p>
<p>Saya belum bisa mengorbankan komputer karena itulah instrumen saya bekerja, tapi saya bisa lebih awas dengan jam penggunaan dan mematikannya jika tidak perlu. Saya belum bisa mengorbankan kebutuhan  akan informasi, tapi saya bisa memilih membaca berita lewat internet atau membaca koran di tempat publik ketimbang berlangganan langsung. Bagaimana dengan fashion?</p>
<p>Di dunia citra ini, dengan profesi yang mengharuskan banyak tampil di muka publik, saya pun belum bisa mengorbankan keperluan fashion (baca: membeli busana lebih sering dari yang dibutuhkan), tapi saya bias membuat komitmen dengan lemari pakaian, yakni baju yang saya miliki tidak boleh melebihi kapasitas lemari saya. Jika lebih, maka harus ada yang keluar. Dan setiap beberapa bulan saya dihadapkan pada kenyataan bahwa ada baju yang tidak saya pakai setahun lebih atau baju yang Cuma sekali dipakai dan tak pernah lagi. Bukan cuma baju, ada juga buku, pernik rumah, alat dapur, bahkan sabun dan sampo yang utuh tak disentuh.</p>
<p>Alhasil, dalam rumah saya ada semacam peti-peti &#8216;harta karun&#8217;, yang berisikan barang-barang yang harus keluar dari peredaran, karena jika dipertahankan hanya menjadi kelebihan tanpa lagi unsur manfaat. Harta karun ini lantas harus dicarikan lagi outlet untuk penyaluran.</p>
<p>Pada waktu perayaan 17 Agustus, di kompleks saya diselenggarakan bazaar. Para warga menyewa stand untuk berjualan. Saya ikut berpartisipasi, dan sayalah satu-satunya penjual barang bekas di antara penjual barang-baru baru. Karena bukan demi cari untung, barang-barang itu saya lepas dengan harga sangat murah. Yang membeli bukan cuma warga kompleks, tapi juga dari kampung sekitar. Hari pertama, saya sudah kehabisan dagangan. Terpaksa  saya mengontak saudara-saudara saya yang barangkali juga punya barang bekas untuk disalurkan. Sama dengan saya, mereka pun punya timbunan harta karun yang entah harus diapakan. Stand saya menjadi salah satu stand paling laris selama bazaar berlangsung. Dan kakak sayaterkaget-kaget dengan penghasilan yang ia dapat dari tumpukan barang yang sudah dianggap sampah.</p>
<p>Berjualan di bazaar tentu bukan satu-satunya jalan, ada aneka cara kreatif lain untuk memanfaatkan harta karun kita, termasuk juga disumbangkan. Namun yang lebih sukar adalah memulai membuat komitmen-komitmen pembatasan diri. Berkomitmen dengan rak buku, dengan lemari pakaian, dengan rak kamar mandi, dengan laci dapur, dan pada intinya&#8230; dengan diri sendiri. Siapkah kita menentukan batasan dan berjalan dalam koridor itu?</p>
<p>Dan, yang lebih susah lagi, adalah pengendalian diri dari awal bersua aneka pilihan yang membombardir kita setiap hari, lalu sadar dan mawas akan rantai sebab-akibat yang menyertai pilihan kita. Membuka diri untuk info dan pengetahuan ekologi adalah salah satu cara pembekalan yangbaik. Walaupun sekilas tampak merepotkan dan bikin frustrasi, tapi kantong kresek yang kita buang tadi pagi tidak akan hilang oleh sihir, dan hamburger yang kita makan tidak dipetik dari pohon. Rantai yang menyertai barang-barang itu tidak akan hilang hanya karena kita menolak tahu.</p>
<p>Banyak orang yang berkomentar pada saya, &#8220;Aduh, Wi. Kamu bikin hidup tambah susah saja.&#8221; Dan mereka benar. Hidup ini tak mudah. Untuk itukita justru harus belajar menghargai setiap jengkalnya. Memilih hidup yang lebih sederhana, hidup dengan tempo yang lebih pelan, hidup dengan pengasahan kesadaran, tak hanya membantu kita lebih eling danterkendali, tapi juga membantu Bumi ini dan jutaan manusia yang dijadikan alas kaki oleh industri demi pemenuhan nafsu konsumsi kita sendiri.</p>
<p>Lingkaran setan? Ya. Tapi tidak berarti kita tak sanggup berubah.</p>
<p>Selama ini kita adalah pembeli yang berlari. Dalam kecepatan tinggi kita bertransaksi, sabet sana sabet sini, tanpa tahu lagi apa yang sesungguhnya kita cari.</p>
<p>Berhentilah sejenak. Marilah kita berjalan. ***</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/inspirasipagi.wordpress.com/26/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/inspirasipagi.wordpress.com/26/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/inspirasipagi.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/inspirasipagi.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/inspirasipagi.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/inspirasipagi.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/inspirasipagi.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/inspirasipagi.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/inspirasipagi.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/inspirasipagi.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/inspirasipagi.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/inspirasipagi.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasipagi.wordpress.com&blog=2629375&post=26&subd=inspirasipagi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/04/harta-karun-untuk-semua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b91459682d7a5e4073ea4577c89bb8f7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Dhian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Reksadana</title>
		<link>http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/02/reksadana/</link>
		<comments>http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/02/reksadana/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Feb 2008 04:50:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[berhemat]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[tahukah anda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/02/reksadana/</guid>
		<description><![CDATA[Apa itu Reksadana?
Reksa dana adalah sarana investasi yang sederhana dimana setiap orang dengan tujuan investasi jangka panjang yang sama mengumpulkan dana mereka. Kemudian mereka menunjuk manajer yang profesional untuk mengelola dana tersebut sesuai dengan tujuan investasinya.
Mengapa setiap orang dianjurkan untuk memiliki Reksa Dana?
Alasannya sama saja mengapa orang tertarik untuk memulai suatu usaha, yaitu untuk mendapatkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasipagi.wordpress.com&blog=2629375&post=24&subd=inspirasipagi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Apa itu Reksadana?</p>
<p>Reksa dana adalah sarana investasi yang sederhana dimana setiap orang dengan tujuan investasi jangka panjang yang sama mengumpulkan dana mereka. Kemudian mereka menunjuk manajer yang profesional untuk mengelola dana tersebut sesuai dengan tujuan investasinya.</p>
<p>Mengapa setiap orang dianjurkan untuk memiliki Reksa Dana?</p>
<p>Alasannya sama saja mengapa orang tertarik untuk memulai suatu usaha, yaitu untuk mendapatkan tambahan uang dalam jangka panjang dan untuk ditabung guna persiapan masa yang akan datang.</p>
<p>Alasan lain adalah untuk menghindarkan kita dari masalah-masalah keuangan yang kompleks dengan meyerahkan hal tersebut kepada para pengelola profesional, disisi yang lain kita dapat meraih keuntungan yang menarik setelah dikurangi tingkat inflasi.</p>
<p>Apa saja keuntungan dengan berinvestasi di Reksa Dana?</p>
<p>1.  Manajer Profesional.</p>
<p>Reksa Dana dikelola oleh manajer investasi yang handal, ia mencari peluang investasi yang paling baik untuk reksa dana tersebut. Pada prinsipnya , manajer investasi bekerja keras untuk meneliti ribuan peluang investasi bagi pemegang saham/unit reksa dana. Sedangkan pilihan investasi itu sendiri dipengaruhi oleh tujuan investasi dari reksa dana tersebut.</p>
<p>2. Likuiditas.</p>
<p>Yang dimaksud dengan likuiditas disini adalah kemampuan untuk mengelola uang masuk dan keluar dari reksa dana. Dalam hal ini yang paling sesuai adalah Reksa Dana untuk saham-saham yang telah dicatatkan dibursa dimana transaksi terjadi setiap hari, tidak seperti deposito berjangka atau sertifikat depositio periode tertentu.</p>
<p>3. Diversifikasi.</p>
<p>Diversifikasi adalah istilah investasi dimana anda tidak menempatkan seluruh dana anda di dalam suatu satu peluang investasi, dengan maksud membagi resiko. Manajer investasi memilih berbagi macam saham, sehingga kinerja satu saham tidak akan mempengaruhi keseluruhan kinerja reksa dana. Pada umumnya, reksa dana mempunyai kurang lebih 30 sampai 60 jenis saham dari berbagai perusahaan.</p>
<p>Bandingkan situasi diatas jika anda membeli sendiri saham secara langsung, anda mungkin hanya dapat membeli satu jenis saham saja, nilai dari portfolio anda tentunya akan sangat bergantung pada kinerja harga saham tersebut. Jika kinerjanya baik, anda akan mendapatkan keuntungan, tetapi jika harga saham tersebut jatuh, anda akan mendapatkan kerugian yang persentasenya sebesar investasi anda. Diversifikasi memberikan keseimbangan dengan memberikan batasan maksimum atas investasi pada suatu jenis saham.</p>
<p>Contoh keuntungan dari diversifikasi : Jika anda menginvestasikan Rp 5.000.000 dalam reksa dana tersebut mempunyai beberapa macam saham dan 1% dari asetnya diinvestasikan pada saham perusahaan XYZ. Pada hari berikutnya, pesaing terbesar dari perusahaan XYZ kalah bersaing. Nilai saham dari XYZ mengalami penurunan 25%. Jika anda menginvestasikan seluruh uang anda pada saham XYZ, maka Rp 5.000.000 anda akan turun menjadi Rp 3.750.000. Tetapi dalam reksa dana, dimana saham XYZ hanya sebesar 1% saja, penurunan harga tersebut sedikit saja pengaruhnya.</p>
<p>Bagaimana Kepemilikan dan Harga Saham Reksa Dana? Kepemilikan reksa dana adalah melalui unit saham. Dimana anda sebagai investor mempunyai sejumlah unit tertentu dari reksa dana, tergantung berapa besar dana yang anda investasikan dalam reksa dana tersebut. Investor akan mendapatkan bagian dari keuntungan atau kerugian reksa dana setiap waktu. Setiap reksa dana mempunyai apa yang disebut harga saham atau lazim disebut Nilai Aktiva Bersih (Net Assets Value) yaitu nilai dari setiap satu unit saham reksa dana.  Kebanyakan reksa dana menghitung harga sahamnya setiap hari atau setiap minggu, karena nilai dari saham-saham dalam portfolio reksa dana berubah harganya setiap hari mengikuti pergerakan dari saham-saham dipasar modal dan pasar uang. Harga saham reksa dana dihitung dengan membagi nilai portfolio dalam reksa dana dengan jumlah saham yang beredar dari reksa dana tersebut. Sebagai contoh : Reksa dana ABC mempunyai total nilai seluruh investasi Rp 2.000.000.000 sedangkan jumlah saham yang beredarnya 500.000 lembar, maka harga saham per unit reksa dana ABC adalah Rp 4.000.</p>
<p>Jenis Reksa Dana yang dapat anda beli?</p>
<p>Pada umumnya semua reksa dana mempunyai kesamaan didalam struktur, tetapi berbeda dalam tujuan. Beberapa reksa dana menekankan keamanan dan kestabilan, sementara yang lain menekankan pendapatan yang teratur, dan yang lainnya untuk pertumbuhan jangka panjang.</p>
<p>Oleh karena itu, hal yang penting adalah menetapkan tujuan anda sebelum memilih suatu reksa dana.</p>
<p>1. Reksa Dana berpendapatan tetap (Fixed Income Fund) : Bersifat lebih stabil.</p>
<p>Yaitu Reksa dana yang berinvestasi pada instrumen fixed income yang berkualitas baik seperti sertifikat deposito (CD), Commercial Paper (CP), dan sertifikat obligasi yang dikeluarkan oleh perusahaan swasta, BUMN, pemerintah, dll. Instrumen-instrumen tersebut memberikan tingkat suku bunga yang lebih tinggi dibandingkan tabungan bank namun tetap bersifat konservatif. Reksa Dana berpendapatan tetap cocok untuk orang yang ingin berinvestasi jangka pendek atau yang tidak ingin mengambil resiko akan kehilangan sebagian nilai investasinya. Namun anda tidak dapat berharap akan mendapatkan keuntungan yang besar apabila anda mempertimbangkan tingkat inflasi pertahun.</p>
<p>2. Reksa Dana saham (Equity Fund) : bersifat lebih jangka panjang</p>
<p>Reksa dana saham biasanya menginvestasikan dananya pada saham-saham yang dicatatkan dibursa, yang mewakili kepemilikan didalam perusahaan. Reksa dana saham paling cocok untuk orang yang ingin berinvestasi jangka panjang, untuk beberapa tahun bahkan mungkin beberapa dekade. Ide dibelakang reksa dana saham adalah harga-harga saham mengalami kecenderungan naik dan turun didalam jangka pendek, namun sejarah menunjukkan bahwa reksa dana saham menghasilkan keuntungan yang lebih besar dalam jangka panjang dibandingkan dengan investasi pada Fixed income. Jadi, sementara investasi anda pada reksa dana saham mengalami penurunan ataupun kenaikan nilai setiap harinya, dalam jangka panjang hasilnya akan lebih besar besar daripada anda menginvestasikannya dalam reksa dana pasar uang atau reksa dana campuran, khususnya juka diperbandingkan dengan tingkat inflasi tiap-tiap tahun.</p>
<p>3. Reksa dana Campuran (Balance Fund) : kombinasi dari kedua diatas</p>
<p>Reksa dana campuran berinvestasi baik pada instrumen fixed income jangka pendek maupun pada saham-saham perusahaan yang dicatatkan di bursa.<br />
Reksa dana jenis ini mengoptimalkan keuntungannya melalui saham-saham dipasar modal, disisi lain sebagai penyangganya adalah melalui instrumen fixed income.<span id="more-24"></span></p>
<p>Investasi di reksa dana (khususnya saham) adalah tujuan jangka panjang. &#8220;Waktu&#8221; sesungguhnya berpihak kepada anda, dengan asumsi bahwa manajer investasi anda berinvestasi dengan membeli saham saham dari perusahaan-perusahaan yang pertumbuhannya sangat solid, didukung oleh manajemen yang baik dan perencanaan-perencanaan bisnis yang jitu. Dengan kata lain, berinvestasi dengan benar sesungguhnya adalah bagaimana menjadi pendamping/partner dari suatu perusahaan yang baik, sambil menikmati keuntungan/laba yang dihasilkannya dari waktu kewaktu.</p>
<p>Investasi sesungguhnya bukan berkisar pada prediksi akan turun naiknya harga saham dalam jangka pendek. Ramalan-ramalan diseputar bursa saham, yang mungkin sering anda dengar, sesungguhnya tidak ada arti sama sekali dan hanya membuat para peramal kelihatan hebat.</p>
<p>Sementara itu ada sebagian orang yang beranggappan bahwa dia dapat melakukan investasi pada saat/timing yang tepat dengan cara menjual dan membeli saham-saham di Bursa sewaktu-waktu. Sebagai investor profesional yang telah berkecimpung selama kurang lebih 10 tahun, kami yakin tidak ada seorangpun, termasuk diri kami sendiri, yang dapat melakukan hal tersebut dengan sukses dan konsisten.</p>
<p>Jadi, pelajaran apa yang dapat ditarik dari kejadian-kejadian turun naiknya dan hiruk pikuknya bursa saham?</p>
<p>Lupakanlah apa yang terjadi! Ini yang pertama harus anda lakukan. Selanjutnya, cobalah baca tabel pergerakan saham-saham sekali dalam satu bulan, atau bahkan lebih baik lagi jika setahun sekali. Apabila ada yang memberitahukan anda bahwa beberapa saham harganya terperosok, seharusnya yang pertama kali terlintas dalam benak anda adalah : &#8220;Bagus ! ini saatnya untuk membeli lebih banyak lagi!&#8221;</p>
<p>Harus diingat bahwa berinvestasi itu bukan hal yang mudah, seringkali kita dapatkan hal-hal sebagai berikut: Beberapa kali dalam satu tahun, bursa saham mengalami penurunan atau bahkan terjerembab, dan seakan ada dorongan yang sangat kuat bagi anda untuk ikut menjual atau melepaskan saham-saham anda. Ini suatu hal yang sangat tidak dianjurkan, justru dengan menahannya anda dapat menyelamatkan uang anda!</p>
<p>Jadi, kapan waktu yang tepat untuk menjual? Sesungguhnya waktu yang tepat untuk menjual itu tidak pernah ada. Manajer investasi anda akan menjual saham saham atas nama anda, hanya bilamana dia mengetahui sesuatu yang sangat penting dan mendasar telah terjadi pada perusahaan bersangkutan, seperti: berhentinya manajemen yang baik di perusahaan tersebut, kegagalan dari produk yang baru diluncurkan, meningkatnya persaingan dan lain sebagainya. Para manajer investasi yang baik dan berorientasi jangka panjang tidak pernah sekalipun menjual saham karena harganya sudah terlalu tinggi, atau lebih celaka lagi karena terlalu rendah, karena kepanikan dalam menjual (panic selling) adalah suatu kesalahan. Ingatlah bahwa anda tidak boleh menjual suatu saham/reksa dana terkecuali anda mengetahui mengapa anda membeli saham/reksadana tersebut pertama kali.</p>
<p>Oleh karenanya, sekali anda berinvestasi di saham/reksa dana, ketidak aktifan anda justru merupakan suatu tindakan yang cerdik (intelligent behaviour).</p>
<p>Kesimpulannya, belilah saham/reksadana dengan menggunakan uang yang tidak anda butuhkan dalam jangka pendek, dan janganlah lupa bahwa &#8220;rentang waktu&#8221; dalam hal ini jauh lebih berarti dari &#8220;saat/timing&#8221; itu sendiri;<br />
Dan hal yang lebih penting lagi dibandingkan dengan saham atau reksadana apa yang anda beli, adalah apa yang anda lakukan setelah anda membeli saham/reksadana tersebut.</p>
<p>Bagaimana Anda MEMILIH sebuah Reksa Dana?</p>
<p>Ada dua hal yang paling dihindari oleh para investor, yaitu: kerugian yang besar dan penyesalan.  Jadi langkah pertama adalah menentukan jenis reksa dana yang sesuai dengan kebutuhan anda, jangka waktu investasi, dan cara anda dalam mengelola keuangan anda sendiri.</p>
<p>Anda tentu tidak ingin menyesal karena memiliki investasi yang besar namun tidak memberikan hasil yang sesuai, dan disisi lain anda tidak memiliki investasi yang terbukti memberikan hasil yang lebih baik. Semua orang ingin mendapatkan &#8220;investasi terbaik&#8221; dan beragam, dalam kaidah itulah reksa dana didirikan, yaitu untuk tujuan investasi yang berbeda beda dari para investor. Jadi langkah pertama adalah menentukan jenis reksa dana yang sesuai dengan kebutuhan anda, jangka waktu investasi, dan cara anda dalam mengelola keuangan anda sendiri.</p>
<p>Semua investor, baik pemula maupun yang telah berpengalaman, memulai langkah investasinya dengan tujuan yang umunya sama seperti menabung untuk masa pensiun atau untuk biaya pendidikan, mempertahankan kekayaan yang telah ada, dan mendapatkan penghasilan. Dalam hal ini anda harus menentukan tujuan investasi anda dan resiko apa yang anda inginkan.</p>
<p>Seperti yang telah dibahas sebelumnya, lebih banyak waktu dari uang yang anda miliki, maka anda sebaiknya memilih reksadana yang berpotensi lebih besar dalam jangka panjang, karena anda tidak terlalu memikirkan fluktuasi harga pada jangka pendek.</p>
<p>Bagaimana Anda MEMILIH sebuah PERUSAHAAN MANAGER INVESTASI?</p>
<p>Setelah anda memutuskan jenis dari reksadana yang sesuai dengan tujuan anda, langkah selanjutnya adalah memilih manajer investasi. Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan:</p>
<p>1. Kepercayaan. Dapat dilandaskan kepada reputasi ataupun besarnya perusahaan tersebut, maupun siapa grup yang berada dibelakangnya.</p>
<p>2. Pengalaman. Dalam hal ini harus dilihat kinerja mereka dalam pengelolaan reksa dana yang sudah ada pada mereka, apakah cukup konsisten unutk rentang waktu yang lama.Hal ini penting, karena kinerja yang baik pada suatu rentang waktu yang pendek belum tentu menggambarkan kinerjanya dalam rentang waktu yang lama.</p>
<p>Apakah Anda memerlukan DANA BESAR untuk membeli REKSADANA?</p>
<p>Tidak, anda tidak memerlukan dana yang besar. Walaupun pada umumnya reksa dana mempunyai batasan minimal untuk setiap penyertaan, namun jumlahnya relatif kecil bila diperbandingkan dengan banyaknya jenis portofolio yang ada didalam reksa dana anda. Umumnya batasan minimal untuk setiap penyertaan berkisar antara Rp. 500.000,- sampai dengan Rp. 5.000.000,-.</p>
<p>Bagaimana Anda MEMBELI dan MENJUAL REKSADANA?</p>
<p>Anda akan diminta mengisi formulir aplikasi pembelian dan mengembalikannya bersama dengan bukti pembayarannya atau bisa juga melalui transfer bank.</p>
<p>Setelah anda memutuskan jenis reksadana yang sesuai dengan pilihan anda, hubungi perusahaan manajer investasi yang mengelola reksa dana tersebut. Anda akan diminta mengisi formulir aplikasi pembelian dan mengembalikannya bersama dengan bukti pembayarannya atau bisa juga melalui transfer bank. Setelah segala persyaratan dipenuhi dan disetujui oleh manajer investasi maka kepemilikan anda di reksa dana tersebut menjadi efektif. Sebagai bukti kepemilikan, anda akan menerima kontrak pembelian. Demikian halnya sewaktu anda ingin menjual kembali saham reksa dana yang anda miliki, anda harus mengisi formulir penarikan dan mengembalikannya kepada perusahaan manajer investasi.<br />
Pada umunya, dana tersebut akan anda terima dalam waktu satu minggu setelah tanggal penarikan. Transaksi pembelian atau penjualan dapat dilakukan secara harian atau mingguan tergantung ketentuan dari reksa dana masing masing.</p>
<p>BIAYA apa saja yang harus Anda bayar ?</p>
<p>Apabila anda membandingkan biaya investasi pada reksa dana dibandingkan dengan waktu yang anda perlukan untuk memilih saham atau instrumen pasar uang anda secara langsung di bursa, maka anda akan menyadari bahwa berinvestasi di reksa dana sangat ekonomis.</p>
<p>Pada dasarnya ada tiga macam biaya dalam reksa dana: Yang pertama adalah biaya manajemen tahunan, dimana biaya tersebut digunakan untuk mengelola reksadana. Anda tidak membayar biaya tersebut secara langsung, tetapi sudah diperhitungkan kedalam nilai reksadana tersebut. Biaya manajemen unutk reksa dana pasar uang biasanya tidak lebih dari 1% per tahun, dan untuk reksa dana saham bisa mencapai 2.5% per tahun.</p>
<p>Yang kedua adalah biaya penempatan/pembelian, anda harus membayarnya dimuka. Besar biaya tersebut berkisar antara 0% s/d 6% tergantung jenis dan penempatan dari masing masing reksa dana.</p>
<p>Yang terakhir, beberapa reksa dana memberlakukan biaya penarikan yaitu biaya yang dibebankan sewaktu anda menjual atau mencairkan investasi anda.</p>
<p>Mengapa VISI JANGKA PANJANG penting dalam berinvestasi?</p>
<p>Berinvestasi dengan visi jangka panjang bukan hanya suatu hal yang penting utuk dilakukan, melainkan juga suatu pemikiran yang brilian khususnya menyangkut persiapan menghadapi masa pensiun. Hal ini berkaitan dengan apa yang dinamakan &#8220;efek berganda&#8221; dari suatu investasi.</p>
<p>Untuk lebih mudahnya, berikut adalah sebuah contoh:</p>
<p>Jika pada usia 10 tahun anda mendapat warisan sebesar Rp 5 juta, dan anda menginvestasikan-nya dengan penghasilan 20 persen per tahun, ketika anda lulus dari SLTA pada usia 18 tahun, investasi anda telah menjadi Rp 21,5 juta. Jika anda tetap menaruh uang tersebut sebagai investasi, maka ketika lulus universitas, investasi anda telah menjadi Rp 64,2 juta. Ketika anda berumur 30 tahun, investasi anda menjadi Rp 191,7 juta. Usia anda 50 tahun menjadi Rp. 7.35 milyar, demikian seterusnya sehingga ketika anda berusia 65 tahun, investasi anda telah menjadi Rp. 113.2 milyar. Luar biasa!</p>
<p>FAKTOR-FAKTOR RISIKO YANG UTAMA</p>
<p>1. Risiko Perubahan Kondisi Ekonomi dan Politik Sistem ekonomi terbuka yang dianut oleh Indonesia sangat rentan terhadap perubahan ekonomi international.  Perubahan kondisi perekonomian dan politik di dalam maupun di luar negeri atau peraturan khususnya di bidang Pasar Uang dan Pasar Modal merupakan faktor yang dapat mempengaruhi kinerja perusahaan-perusahaan di Indonesia, termasuk perusahaan-perusahaan yang tercatat di Bursa Efek di Indonesia, yang secara tidak langsung akan mempengaruhi kinerja portfolio Reksadana.</p>
<p>2. Risiko berkurangnya Nilai Unit Penyertaan Nilai Unit Penyertaan Reksadana dapat berfluktuasi akibat kenaikan atau penurunan Nilai Aktiva Bersih Reksa Dana. Penurunan dapat disebabkan oleh, antara lain: Perubahan harga Efek ekuitas dan Efek lainnya, dan Biaya-biaya yang dikenakan setiap kali pemodal melakukan pembelian dan penjualan.</p>
<p>3. Risiko Wanprestasi oleh Pihak-Pihak Terkait Risiko ini dapat terjadi apabila rekan usaha Manajer Investasi gagal memenuhi kewajibannya.  Rekan usaha dapat termasuk tetapi tidak terbatas pada emiten, pialang, bank kustodian dan agen penjual.</p>
<p>4. Risiko Likuiditas Penjualan kembali (pelunasan) tergantung kepada likuiditas dari portfolio atau kemampuan dari Manajer Investasi untuk membeli kembali (melunasi) dengan menyediakan uang tunai.</p>
<p>5. Risiko Kehilangan Kesempatan Transaksi Investasi pada saat Pengajuan Klaim Asuransi Dalam hal terjadinya kerusakan atau kehilangan atas surat-surat berharga dan aset Reksa Dana yang disimpan di Bank Kustodian, Bank Kustodian dilindungi oleh asuransi yang akan menanggung biaya penggantian surat-surat berharga tersebut.  Selama tenggang waktu penggantian tersebut, Manajer Investasi tidak dapat melalkukan transaksi investasi atas surat-surat berharga tersebut, kehilangan kesempatan melakukan transaksi investasi ini dapat berpengaruh terhadap Nilai Aktiva Bersih per Unit Penyertaan.</p>
<p><i>Dari sebuah email, semoga bermanfaat. Wassalam.</i></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/inspirasipagi.wordpress.com/24/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/inspirasipagi.wordpress.com/24/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/inspirasipagi.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/inspirasipagi.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/inspirasipagi.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/inspirasipagi.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/inspirasipagi.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/inspirasipagi.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/inspirasipagi.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/inspirasipagi.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/inspirasipagi.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/inspirasipagi.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasipagi.wordpress.com&blog=2629375&post=24&subd=inspirasipagi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/02/reksadana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b91459682d7a5e4073ea4577c89bb8f7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Dhian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pada Suatu Kuliah</title>
		<link>http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/02/pada-suatu-kuliah/</link>
		<comments>http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/02/pada-suatu-kuliah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Feb 2008 04:18:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[kisah]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/02/pada-suatu-kuliah/</guid>
		<description><![CDATA[Lelaki berjuluk profesor itu bertanya pada mahasiswa nya, “Apakah semua yang ada adalah ciptaan Tuhan?” Seorang mahasiswa yang duduk paling belakang spontan menjawab, “Ya, Profesor, Tuhan memang menciptakan semuanya. Saya rasa kita semua tidak meragukan hal itu.” “ Itu benar,. Keterangan tentang itu banyak terdapat di kitab-kitab suci,” sahut mahasiswa lainnya.
Sang Profesor hanya mengangguk. Sesaat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasipagi.wordpress.com&blog=2629375&post=22&subd=inspirasipagi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Lelaki berjuluk profesor itu bertanya pada mahasiswa nya, “Apakah semua yang ada adalah ciptaan Tuhan?” Seorang mahasiswa yang duduk paling belakang spontan menjawab, “Ya, Profesor, Tuhan memang menciptakan semuanya. Saya rasa kita semua tidak meragukan hal itu.” “ Itu benar,. Keterangan tentang itu banyak terdapat di kitab-kitab suci,” sahut mahasiswa lainnya.</p>
<p>Sang Profesor hanya mengangguk. Sesaat beliau tampak setuju dengan jawaban mahasiswanya. Namun tiba-tiba beliau bertanya lagi, “ Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan juga menciptakan Kejahatan. Sebab kejahatan itu bukan sekedar khayalan, tapi benar-benar real. Kalian bisa melihatnya disurat-surat kabar kriminal. Nah, jika kejahatan itu ada dan setiap yang ada pasti ada penciptanya, maka Tuhan lah yang menciptakan kejahatan. Kalian yang bilang sendiri tadi bahwa Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan juga menciptakan kejahatan.”</p>
<p>Kedua mahasiswa yang tadi menjawab kali ini cuma bengong. Beberapa mahasiswa lain juga kelihatan tercengang. Melihat mahasiswanya “kalah”, profesor itu kemudian tersenyum. Kedua matanya berbinar senang. “Nah, kini jelaslah bahwa agama hanyalah mitos. Bahkan mungkin Tuhan sendiri hanya ada dalam bayangan kalian, bukan diatas langit sana.”</p>
<p>Seorang mahasiswa tiba-tiba mengacungkan tangan dan berkata, “Profesosr , boleh saya bertanya sesuatu?” “Tentu saja”, jawab si Profesor dengan senang. Mahasiswa itu kemudian berdiri, “Profesor, apakah dingin itu ada?”, ujarnya. “Pertanyaan macam apa itu?tentu saja dingin itu ada. Apa selama ini kamu tinggal di gurun pasir?” sahut Profesor yang kemudian diiringi tawa mahasiswa lainnya. “Kenyataannya, Pak,” jawab mahasiswa tersebut, “dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin adalah ketiadaan panas. Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas.”</p>
<p>Suara tawa mendadak hilang. Kelas hening. Sesaat kemudian mahasiswa itu kembali berkata, “Profesor, apakah gelap itu ada?” Profesor itu menjawab, “Tentu saja gelap itu ada.” Mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi anda salah. Gelap itu juga tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak. Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna. Tapi anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya ruangan tersebut. Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya.”</p>
<p>Kelas makin hening. Sang Profesor diam-diam meringis. Tiba-tiba mahasiswa itu bertanya lagi, “Profesor, apakah kejahatan itu ada?” Dengan bimbang, profesor itu menjawab, “Tentu saja, seperti yang telah ku katakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di  Koran dan TV. Banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara tersebut adalah manifestasi dari kejahatan.” Namun mahasiswa itu lagi-lagi membantahnya, “Sekali lagi Anda salah, Pak. Seperti dingin atau gelap, kejahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan kasih sayang Tuhan. Tuhan tidak menciptakan kejahatan. Kejahatan adalah hasil dari tidak adanya kasih Tuhan dihati manusia. Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya.”  Profesor itu terdiam. Mahasiswa itu kembali duduk. Untuk sesaat ruang kuliah dipenuhi keheningan hingga suara profesor memecahnya.</p>
<p>“Siapa nama mu, Nak?”</p>
<p>“Albert, Sir. Albert Einstein&#8230;&#8230;”</p>
<p><i>Dari sebuah email, semoga bermanfaat. Wassalam. </i></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/inspirasipagi.wordpress.com/22/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/inspirasipagi.wordpress.com/22/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/inspirasipagi.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/inspirasipagi.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/inspirasipagi.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/inspirasipagi.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/inspirasipagi.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/inspirasipagi.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/inspirasipagi.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/inspirasipagi.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/inspirasipagi.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/inspirasipagi.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasipagi.wordpress.com&blog=2629375&post=22&subd=inspirasipagi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/02/pada-suatu-kuliah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b91459682d7a5e4073ea4577c89bb8f7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Dhian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bekerja</title>
		<link>http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/02/bekerja/</link>
		<comments>http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/02/bekerja/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Feb 2008 04:11:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<category><![CDATA[syukur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/02/bekerja/</guid>
		<description><![CDATA[Etos pertama: kerja adalah rahmat.
Apa pun pekerjaan kita, entah pengusaha, pegawai kantor, sampai buruh kasar sekalipun, adalah rahmat dari Tuhan. Anugerah itu kita terima  tanpa syarat, seperti halnya menghirup oksigen dan udara tanpa biaya  sepeser pun.
Bakat dan kecerdasan yang memungkinkan kita bekerja adalah anugerah.
Dengan bekerja, setiap tanggal muda kita menerima gaji untuk memenuhi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasipagi.wordpress.com&blog=2629375&post=21&subd=inspirasipagi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal">Etos pertama: kerja adalah rahmat.</p>
<p>Apa pun pekerjaan kita, entah pengusaha, pegawai kantor, sampai buruh kasar sekalipun, adalah rahmat dari Tuhan. Anugerah itu kita terima  tanpa syarat, seperti halnya menghirup oksigen dan udara tanpa biaya  sepeser pun.</p>
<p>Bakat dan kecerdasan yang memungkinkan kita bekerja adalah anugerah.</p>
<p>Dengan bekerja, setiap tanggal muda kita menerima gaji untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Dengan bekerja kita punya banyak teman  dan kenalan, punya kesempatan untuk menambah ilmu dan wawasan, dan  masih banyak lagi. Semua itu anugerah yang patut disyukuri. Sungguh  kelewatan jika kita merespons semua nikmat itu dengan bekerja ogah- ogahan.</p>
<p>Etos ke-dua: kerja adalah amanah.</p>
<p>Apa pun pekerjaan kita, pramuniaga, pegawai negeri, atau anggota DPR, semua adalah amanah. Pramuniaga mendapatkan amanah dari pemilik toko.</p>
<p>Pegawai negeri menerima amanah dari negara. Anggota DPR menerima amanah dari rakyat. Etos ini membuat kita bisa bekerja sepenuh hati  dan menjauhi tindakan tercela, misalnya korupsi dalam berbagai bentuknya.</p>
<p>Etos ke-tiga: kerja adalah panggilan.</p>
<p>Apa pun profesi kita, perawat, guru, penulis, semua adalah darma.  Seperti darma Yudistira untuk membela kaum Pandawa. Seorang perawat  memanggul darma untuk membantu orang sakit. Seorang guru memikul darma untuk menyebarkan ilmu kepada para muridnya. Seorang penulis menyandang darma untuk menyebarkan informasi tentang kebenaran kepada masyarakat. Jika pekerjaan atau profesi disadari sebagai panggilan,  kita bisa berucap pada diri sendiri, &#8220;I&#8217;m doing my best!&#8221; Dengan begitu kita tidak akan merasa puas jika hasil karya kita kurang baik mutunya.</p>
<p>Etos ke-empat: kerja adalah aktualisasi.</p>
<p>Apa pun pekerjaan kita, entah dokter, akuntan, ahli hukum, semuanya bentuk aktualisasi diri. Meski kadang membuat kita lelah, bekerja  tetap merupakan cara terbaik untuk mengembangkan potensi diri dan  membuat kita merasa &#8220;ada&#8221;. Bagaimanapun sibuk bekerja jauh lebih menyenangkan daripada duduk bengong tanpa pekerjaan.</p>
<p>Secara alami, aktualisasi diri itu bagian dari kebutuhan psikososial manusia. Dengan bekerja, misalnya, seseorang bisa berjabat tangan  dengan rasa pede ketika berjumpa koleganya. &#8220;Perkenalkan, nama saya  Miftah, dari Bank Kemilau.&#8221; Keren `kan?</p>
<p>Etos kelima: kerja itu ibadah.</p>
<p>Tak peduli apa pun agama atau kepercayaan kita, semua pekerjaan yang halal merupakan ibadah. Kesadaran ini pada gilirannya akan membuat  kita bisa bekerja secara ikhlas, bukan demi mencari uang atau jabatan  semata.<br />
Jansen mengutip sebuah kisah zaman Yunani kuno seperti ini:</p>
<p>Seorang pemahat tiang menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk mengukir sebuah puncak tiang yang tinggi. Saking tingginya, ukiran  itu tak dapat dilihat langsung oleh orang yang berdiri di samping  tiang.</p>
<p>Orang-orang pun bertanya, buat apa bersusah payah membuat ukiran indah di tempat yang tak terlihat? Ia menjawab, &#8220;Manusia memang tak bisa menikmatinya. Tapi Tuhan bisa melihatnya.&#8221; Motivasi kerjanya telah berubah menjadi motivasi transendental.</p>
<p>Warisan tak ternilai</p>
<p>Etos keenam: kerja adalah seni.</p>
<p>Apa pun pekerjaan kita, bahkan seorang peneliti pun, semua adalah  seni.</p>
<p>Kesadaran ini akan membuat kita bekerja dengan enjoy seperti  halnya melakukan hobi. Jansen mencontohkan Edward V Appleton, seorang  fisikawan peraih nobel. Dia mengaku, rahasia keberhasilannya meraih  penghargaan sains paling bergengsi itu adalah karena dia bisa menikmati pekerjaannya.</p>
<p>&#8220;Antusiasmelah yang membuat saya mampu bekerja berbulan-bulan di laboratorium yang sepi,&#8221; katanya. Jadi, sekali lagi, semua kerja adalah seni. Bahkan ilmuwan seserius Einstein pun menyebut rumus- rumus fisika yang njelimet itu dengan kata sifat beautiful.</p>
<p>Etos ketujuh: kerja adalah kehormatan.</p>
<p>Seremeh apa pun pekerjaan kita, itu adalah sebuah kehormatan. Jika  bisa menjaga kehormatan dengan baik, maka kehormatan lain yang lebih  besar akan datang kepada kita.</p>
<p>Jansen mengambil contoh etos kerja Pramoedya Ananta Toer. Sastrawan Indonesia kawakan ini tetap bekerja (menulis), meskipun ia dikucilkan  di Pulau Buru yang serba terbatas. Baginya, menulis merupakan sebuah kehormatan. Hasilnya, kita sudah mafhum. Semua novelnya menjadi karya sastra kelas dunia.</p>
<p>Etos kedelapan: kerja adalah pelayanan.</p>
<p>Apa pun pekerjaan kita, pedagang, polisi, bahkan penjaga mercu suar, semuanya bisa dimaknai sebagai pengabdian kepada sesama.</p>
<p>Pada pertengahan abad ke-20 di Prancis, hidup seorang lelaki tua sebatang kara karena ditinggal mati oleh istri dan anaknya. Bagi kebanyakan orang, kehidupan seperti yang ia alami mungkin hanya berarti menunggu kematian. Namun bagi dia, tidak. Ia pergi ke lembah Cavennen, sebuah daerah yang sepi. Sambil menggembalakan domba, ia memunguti biji oak, lalu menanamnya di sepanjang lembah itu. Tak ada  yang membayarnya. Tak ada yang memujinya. Ketika meninggal dalam usia  89 tahun, ia telah meninggalkan sebuah warisan luar biasa, hutan sepanjang 11 km! Sungai-sungai mengalir lagi. Tanah yang semula tandus menjadi subur. Semua itu dinikmati oleh orang yang sama sekali tidak ia kenal.</p>
<p>Di Indonesia semangat kerja serupa bisa kita jumpai pada Mak Eroh  yang membelah bukit untuk mengalirkan air ke sawah-sawah di desanya  di Tasikmalaya, Jawa Barat. Juga pada diri almarhum Munir, aktivis  Kontras yang giat membela kepentingan orang-orang yang teraniaya.</p>
<p>&#8220;Manusia diciptakan oleh Yang Maha Kuasa dengan dilengkapi keinginan untuk berbuat baik,&#8221; kata Jansen. Dalam bukunya Ethos21, ia menyebut dengan istilah rahmatan lii alamin (rahmat bagi sesama).</p>
<p><i>Dari sebuah email, semoga bermanfaat. Wassalam.</i></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/inspirasipagi.wordpress.com/21/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/inspirasipagi.wordpress.com/21/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/inspirasipagi.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/inspirasipagi.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/inspirasipagi.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/inspirasipagi.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/inspirasipagi.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/inspirasipagi.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/inspirasipagi.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/inspirasipagi.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/inspirasipagi.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/inspirasipagi.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasipagi.wordpress.com&blog=2629375&post=21&subd=inspirasipagi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/02/bekerja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b91459682d7a5e4073ea4577c89bb8f7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Dhian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mari Berhemat Kertas</title>
		<link>http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/02/mari-berhemat-kertas/</link>
		<comments>http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/02/mari-berhemat-kertas/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Feb 2008 03:28:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[berhemat]]></category>
		<category><![CDATA[bumi]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[tahukah anda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inspirasipagi.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Setiap lembaran kertas dihasilkan dari sebatang pohon. Kertas dari bahan kayu keras dibuat dari batang pohon Jati, Ek, Damar, Maple dll. Kertas yang dibuat dari kayu pohon lunak misalnya dari pohon pinus.Kertas dari pohon dari kayu keras lebih lembut dan enak dipakai menulis, tetapi sayang kertas kayu keras tidak sekuat kertas kayu lunak. Maka untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasipagi.wordpress.com&blog=2629375&post=20&subd=inspirasipagi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Setiap lembaran kertas dihasilkan dari sebatang pohon. Kertas dari bahan kayu keras dibuat dari batang pohon Jati, Ek, Damar, Maple dll. Kertas yang dibuat dari kayu pohon lunak misalnya dari pohon pinus.Kertas dari pohon dari kayu keras lebih lembut dan enak dipakai menulis, tetapi sayang kertas kayu keras tidak sekuat kertas kayu lunak. Maka untuk mendapatkan lembaran kertas yang bagus dihasilkan dari campuran sebatang pohon berkayu keras dan pohon berkayu lunak.</p>
<p>Berapa lembar kertas yang dihasilkan dari sebatang pohon?</p>
<p>Mari kita perkirakan dengan hitungan berikut ini: Ada sebuah lahan yang ditanam pepohonan berkayu keras. Lebarnya 8 kaki, panjangnya 4 kaki, dan tingginya 4 kaki. 3 kaki kira-kira sama dengan 1 meter. Apa saja yang bisa dihasilkan oleh lahan ini? Ternyata pohon-pohon itu bisa menghasilkan 1000-2000 pon kertas, atau 1/2-1 ton kertas, atau 942.100 halaman buku, atau 4.384.000 perangko, atau 2700 eksemplar koran, atau&#8230;berapa eksemplar lagi halaman majalah kesayangan anda? Jadi berapa banyak jumlah pohon yang harus ditebang untuk menghasilkan kertas yang ada di seluruh dunia?&#8230;Hmmm, silakan anda hitung sendiri&#8230;Fantastis bukan? Bisa dibayangkan, kalau manusia tidak menanam pohon kembali, maka hutan-hutan akan gundul dan gersang&#8230;hiiii seram kan, membayangkan bencana yang akan timbul.</p>
<p>Jadi, apa masih tega memboroskan kertas?</p>
<p>Menghemat kertas, berarti menghemat : POHON, MINYAK, ENERGI LISTRIK DAN AIR. Kalau kita menghemat 1 ton kertas, berarti kita juga menghemat 13 batang pohon besar, 400 liter minyak, 4100 Kwh listrik dan 31.780 liter air. Fakta yang luar biasa!</p>
<p>Memang setiap orang tidak bisa menghemat kertas sebanyak 1 ton. Tetapi kalau setiap orang melakukan penghematan minimal 1 lembar kertas per hari, pasti di seluruh dunia berton-ton kertas yang dapat dihemat bukan?</p>
<p>CARANYA :</p>
<p>- Jangan sembarangan membuang kertas. Periksa dahulu, apakah masih bisa digunakan kembali untuk keperluan lain.</p>
<p>- Kumpulkan sisa-sisa kertas yang benar-benar tidak terpakai, kemudian serahkan atau jual kembali kepada pemulung kertas. Mereka akan mengirimkan kertas bekas tersebut ke tempat daur ulang.</p>
<p>- Bila akan mencetak dari komputer gunakan kertas print bila hasil ketikan sudah sempurna. Jadi edit ketikan di komputer anda sampai pas sesuai dengan keinginan, barulah di print.</p>
<p>- Bila memungkinkan print hasil kerja anda secara bolak-balik pada selembar kertas.</p>
<p>- Kita bisa kok, membuat notes kecil dari kumpulan sisa-sisa kertas yang digunting rapi trus distapler. Pakai saja untuk mencatat pesan-pesan telepon yang masuk, atau untuk nota belanja.</p>
<p>- Koran, tabloid dan majalah bekas bisa dipakai lagi untuk bungkus-membungkus, atau alas lemari pakaian anda. Tapi..jangan karena pingin hemat, trus anda kirim kado ultah ke calon mertua yang dibungkus koran bekas bungkus gorengan, lecek lagi. Bisa-bisa camer akan mengira anda pelit dan akan berpikir dua kali untuk menerima anda sebagai calon mantu.</p>
<p>- Bagaimana dengan tissue toilet? Aduh..maaf, kalo kertas yang ini silakan anda daur ulang di dalam kloset saja, terus di flush&#8230;aman. Plis jangan sampai anda serahkan ke pabrik daur ulang . Hiii, berabe!</p>
<p>- Ayo berhemat pakai kertas. Bisa kan?</p>
<p><i>Dari sebuah email, semoga bermanfaat. Wassalam.</i></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/inspirasipagi.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/inspirasipagi.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/inspirasipagi.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/inspirasipagi.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/inspirasipagi.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/inspirasipagi.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/inspirasipagi.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/inspirasipagi.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/inspirasipagi.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/inspirasipagi.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/inspirasipagi.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/inspirasipagi.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasipagi.wordpress.com&blog=2629375&post=20&subd=inspirasipagi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/02/mari-berhemat-kertas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b91459682d7a5e4073ea4577c89bb8f7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Dhian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Terimakasih Tuhan</title>
		<link>http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/02/terimakasih-tuhan/</link>
		<comments>http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/02/terimakasih-tuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Feb 2008 03:22:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[nasehat]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<category><![CDATA[syukur]]></category>
		<category><![CDATA[terima kasih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/02/terimakasih-tuhan/</guid>
		<description><![CDATA[Aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat menemaniku dan menunjukkan keadaan di surga. Kami berjalan memasuki suatu ruang kerja penuh dengan para malaikat. Malaikat yang mengantarku berhenti di depan ruang kerja pertama dan berkata, &#8221; Ini adalah Seksi Penerimaan. Disini, semua permintaan yang ditujukan pada Allah diterima&#8221;.
Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasipagi.wordpress.com&blog=2629375&post=19&subd=inspirasipagi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat menemaniku dan menunjukkan keadaan di surga. Kami berjalan memasuki suatu ruang kerja penuh dengan para malaikat. Malaikat yang mengantarku berhenti di depan ruang kerja pertama dan berkata, &#8221; Ini adalah Seksi Penerimaan. Disini, semua permintaan yang ditujukan pada Allah diterima&#8221;.</p>
<p>Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini dan aku dapati tempat ini begitu sibuk dengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah seluruh permohonan yang tertulis pada kertas dari manusia di seluruh dunia.</p>
<p>Kemudian aku dan malaikat-ku berjalan lagi melalui koridor yang panjang lalu sampailah kami pada ruang kerja kedua. Malaikat-ku berkata, &#8220;Ini adalah Seksi Pengepakan dan Pengiriman. Disini kemuliaan dan berkat yang diminta manusia diproses dan dikirim ke manusia-manusia yang masih hidup yang memintanya&#8221;. Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu. Ada banyak malaikat yang bekerja begitu keras karena ada begitu banyaknya permohonanyang dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi.</p>
<p>Kami melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai pada ujung terjauh koridor panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu ruang kerja yang sangat kecil. Yang sangat mengejutkan aku, hanya ada satu malaikat yang duduk disana, hampir tidak melakukan apapun. &#8220;Ini adalah Seksi Pernyataan Terima Kasih&#8221;, kata Malaikatku pelan. Dia tampak malu. &#8220;Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan disini?&#8221;, tanyaku. &#8220;Menyedihkan&#8221; , Malaikat-ku menghela napas. &#8221; Setelah manusia menerima berkat yang mereka minta, sangat sedikit manusia yang mengirimkan pernyataan terima kasih&#8221;.</p>
<p>&#8220;Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas berkat Tuhan?&#8221;, tanyaku. &#8220;Sederhana sekali&#8221;, jawab Malaikat. &#8220;Cukup berkata,&#8221;Terima kasih, Tuhan&#8217;&#8221;/Alhamdulillah/Thanks God atau kita ucapkan dalam hati dan bersyukur, ataupun dengan cara yang kita yakini.</p>
<p>&#8220;Lalu, berkat apa saja yang perlu kita syukuri&#8221;, tanyaku. Malaikat-ku menjawab, &#8220;Jika engkau mempunyai makanan di lemari es, pakaian yang menutup tubuhmu, atap di atas kepalamu dan tempat untuk tidur, maka engkau lebih kaya dari 75% penduduk dunia ini.</p>
<p>&#8220;Jika engkau memiliki uang di bank, di dompetmu, dan uang-uang receh, maka engkau berada diantara 8% kesejahteraan dunia.</p>
<p>&#8220;Dan jika engkau mendapatkan pesan ini di komputer mu,engkau adalah bagian dari 1% di dunia yang memiliki kesempatan itu.</p>
<p>Juga&#8230;. &#8220;Jika engkau bangun pagi ini dengan lebih banyak kesehatan daripada kesakitan &#8230; engkau lebih diberkati daripada begitu banyak orang di dunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga hari ini.</p>
<p>&#8220;Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam perang, kesepian dalam penjara, kesengsaraan penyiksaan, atau kelaparan yang amat sangat Maka engkau lebih beruntung dari 700 juta orang di dunia&#8221;.</p>
<p>&#8220;Jika orangtuamu masih hidup dan masih berada dalam ikatan pernikahan &#8230; maka engkau termasuk orang yang sangat jarang.</p>
<p>Jika engkau masih bisa mencintai &#8230; maka engkau termasuk orang yang besar, Karena cinta adalah berkat Tuhan yang tidak didapat dari manapun</p>
<p>&#8220;Jika engkau dapat menegakkan kepala dan tersenyum, maka engkau bukanlah seperti orang kebanyakan, engkau unik dibandingkan semua mereka yang berada dalam keraguan dan keputusasaan.</p>
<p>&#8220;Jika engkau dapat membaca pesan ini, maka engkau menerima berkat ganda, yaitu bahwa seseorang yang mengirimkan ini padamu berpikir bahwa engkau orang yang sangat istimewa baginya, dan bahwa, engkau lebih diberkati daripada lebih dari 2 juta orang di dunia yang bahkan tidak dapat membaca sama sekali&#8221;.</p>
<p>Nikmatilah hari-harimu, hitunglah berkat dan berkah yang telah Tuhan anugerahkan kepadamu. Dan jika engkau berkenan, kirimkan pesan ini ke semua teman-teman- mu untuk mengingatkan mereka betapa. diberkatinya kita semua. &#8220;Dan ingatlah tatkala Tuhanmu menyatakan bahwa, &#8216;Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambahkan lebih banyak nikmat kepadamu&#8217; &#8220;.</p>
<p>Ditujukan pada : Departemen Pernyataan Terima Kasih. &#8220;Terima kasih, Tuhan! Terima kasih, Tuhan, atas anugerahmu berupa kemampuan untuk menerjemahkan dan membagi pesan ini dan memberikan aku begitu banyak teman-teman yang istimewa untuk saling berbagi&#8221;.</p>
<p>Dari sebuah email, semoga bermanfaat. Wassalam.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/inspirasipagi.wordpress.com/19/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/inspirasipagi.wordpress.com/19/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/inspirasipagi.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/inspirasipagi.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/inspirasipagi.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/inspirasipagi.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/inspirasipagi.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/inspirasipagi.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/inspirasipagi.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/inspirasipagi.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/inspirasipagi.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/inspirasipagi.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasipagi.wordpress.com&blog=2629375&post=19&subd=inspirasipagi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/02/terimakasih-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b91459682d7a5e4073ea4577c89bb8f7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Dhian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tiga Puluh Tahun</title>
		<link>http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/01/tiga-puluh-tahun/</link>
		<comments>http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/01/tiga-puluh-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Feb 2008 11:00:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dari kami]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/01/tiga-puluh-tahun/</guid>
		<description><![CDATA[Bagi yang tidak percaya dengan keabadian cinta, sebaiknya mendengar cerita ini. Setelah menunggu selama 30 tahun, sepasang kekasih dari Korea Utara dan Vietnam akhirnya bersatu dalam pernikahan. Tiga dasawarsa bukanlah waktu yang pendek, tapi mereka berhasil menjaga kesucian cinta mereka dari seberang lautan.
Kisah cinta ini bermula saat seorang mahasiswa kimia asal Vietnam pergi ke Korea [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasipagi.wordpress.com&blog=2629375&post=18&subd=inspirasipagi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Bagi yang tidak percaya dengan keabadian cinta, sebaiknya mendengar cerita ini. Setelah menunggu selama 30 tahun, sepasang kekasih dari Korea Utara dan Vietnam akhirnya bersatu dalam pernikahan. Tiga dasawarsa bukanlah waktu yang pendek, tapi mereka berhasil menjaga kesucian cinta mereka dari seberang lautan.</p>
<p>Kisah cinta ini bermula saat seorang mahasiswa kimia asal Vietnam pergi ke Korea Utara pada 1971 untuk belajar. Mahasiswa muda itu, Pham Ngoc Canh, jatuh cinta pada pandangan pertama pada seorang wanita yang sekilas dilihatnya melewati pintu laboratorium di Hamhung, tak jauh dari Pyongyang. Pham pun nekat menemui Ri Young-Hui. Mereka lalu bertukar hadiah, Pham memberi foto dan Ri memberikan alamat yang ditulis di sobekan kertas. Mereka bertemu diam-diam dan berpisah diam-diam. Pham memberitahu ibu Ri agar memaksa putrinya menikah dengan pria lain saja karena mereka berdua tidak mungkin dipertemukan.</p>
<p>Rezim Korea Utara melarang warganya berhubungan dengan orang asing, meski dari negara komunis seperti Vietnam. Ri menolak saran Pham dan ibunya untuk menikah dengan pria lain. Bahkan ketika Pham pulang ke Hanoi karena tugas belajarnya selesai, Ri berusaha bunuh diri. Pham pun akhirnya bertekad untuk memperjuangkan cinta mereka. Dibantu oleh ibu Ri, kedua kekasih ini menjalin hubungan hanya lewat surat selama 20 tahun tanpa pernah bertemu sekalipun. Surat terakhir diterimanya pada 1992. Mengetahui Ri tak mungkin memperjuangkan persatuan merekakembali, Pham pun mengambil inisiatif untuk selalu mengusahakan pertemuan mereka kembali. Sebagai seorang penerjemah tim olahraga nasional, Pham beberapa kali mengunjungi Korea Utara. Kesempatan ini selalu digunakannya untuk menghubungi Ri. Namun, usahanya selalu gagal.</p>
<p>Orang-orang di Korea Utara selalu mengatakan, Ri telah menikah atau meninggal, tapi Pham lebih percaya kesejatian cinta Ri ketimbang omongan orang-orang. Ia menolak untuk percaya telah kehilangan kekasihnya. Pham juga pernah berusaha melunakkan kakunya birokrasi dengan membawa 40 surat cinta dalam bahasa Korea yang dikumpulkannya selama 20 tahun itu ke Kedutaan Besar Korea Utara di Hanoi. Ia berharap mereka mau membantu. Namun usaha ini, seperti perjuangan sebelumnya, menemui ketidakpastian.</p>
<p>Tahun-tahun terus berlalu dan rambut mereka sudah mulai beruban, namun cinta mereka tak juga pupus. Tahun lalu, Pham melakukan usaha terakhirnya saat ia mendengar delegasi politik Vietnam berkunjung ke Pyongyang. Ia kemudian menulis surat kepada Presiden dan Menteri Luar Negeri Vietnam. Usahanya kali ini tak sia-sia.</p>
<p>Beberapa bulan kemudian, ia mendapat jawaban yang ditunggunya selama 30 tahun: Pemerintah Korea Utara mengizinkannya untuk menikahi Ri Young Hui. September lalu, pasangan yang telah berusia 50 tahunan itu bertemu kembali. Mereka pun sepakat untuk tidak menunda-nunda lagi pernikahan yang sudah lama dinantikan itu. Desember lalu, di Hanoi, keduanya menikah dengan dihadiri 700 tamu yangdatang dengan mata berkaca-kaca.<br />
<i><br />
Wassalam. Dari sebuah email, semoga bermanfaat.</i></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/inspirasipagi.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/inspirasipagi.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/inspirasipagi.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/inspirasipagi.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/inspirasipagi.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/inspirasipagi.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/inspirasipagi.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/inspirasipagi.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/inspirasipagi.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/inspirasipagi.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/inspirasipagi.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/inspirasipagi.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasipagi.wordpress.com&blog=2629375&post=18&subd=inspirasipagi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inspirasipagi.wordpress.com/2008/02/01/tiga-puluh-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b91459682d7a5e4073ea4577c89bb8f7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Dhian</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>